Peran Analis Sistem

| 0 komentar

Analis sistem adalah seseorang yang bertanggung jawab atas penelitian, perencanaan, pengkoordinasian, dan merekomendasikan pemilihan perangkat lunak dan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis atau perusahaan. Analis sistem memegang peranan yang sangat penting dalam proses pengembangan sistem. Seorang analis sistem harus memiliki setidaknya empat keahlian: analisis, teknis, manajerial, dan interpersonal (berkomunikasi dengan orang lain).

Kemampuan analisis memungkinkan seorang analis sistem untuk memahami perilaku organisasi beserta fungsi-fungsinya, pemahaman tersebut akan membantu dalam mengidentifikasi kemungkinan terbaik serta menganalisis penyelesaian permasalahan. Keahlian teknis akan membantu seorang analis sistem untuk memahami potensi dan keterbatasan dari teknologi informasi. Seorang analis sistem harus mampu untuk bekerja dengan berbagai jenis bahasa pemrograman, sistem operasi, serta perangkat keras yang digunakan. Keahlian manajerial akan membantu seorang analis sistem mengelola proyek, sumber daya, risiko, dan perubahan. Keahlian interpersonal akan membantu analis sistem dalam berinteraksi dengan pengguna akhir sebagaimana halnya dengan analis, programer, dan profesi sistem lainnya.

Analis sistem bisa pula menjadi perantara atau penghubung antara perusahaan penjual perangkat lunak dengan organisasi tempat ia bekerja, dan bertanggung jawab atas analisis biaya pengembangan, usulan desain dan pengembangan, serta menentukan rentang waktu yang diperlukan. Analis sistem bertanggung jawab pula atas studi kelayakan atas sistem komputer sebelum membuat satu usulan kepada pihak manajemen perusahaan.
Pada dasarnya seorang analis sistem melakukan hal-hal berikut:
  • Berinteraksi dengan pelanggan untuk memahami kebutuhan sistem yang akan di gunakan
  • Berinteraksi dengan desainer untuk mengemukakan antarmuka yang diinginkan atas suatu perangkat lunak
  • Berinteraksi ataupun memandu programer dalam proses pengembangan sistem agar tetap berada pada jalurnya
  • Melakukan pengujian sistem baik dengan data sampel atau data sesungguhnya untuk membantu para penguji
  • Mengimplementasikan sistem baru/sistem usulan yang akan digunakan perusahaan
  • Menyiapkan dokumentasi berkualitas

Tugas Analisis System Informasi

| 0 komentar

1.pengertian system informasi
Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. Sistem Informasi Penjualan adalah suatu sistem informasi yang mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai penjualan.

2.Para pemain dalam Sistem InformasI
Stakeholder: Players in the System Game
• Stakeholder setiap orang yang tertarik/interest dalam
sistem informasi yang baru atau yang telah ada.
Stakeholders dapat pekerja teknis atau nonteknis.
• Untuk sistem informasi, stakeholders dapat
diklasifikasikan sbb:
– System owners
– System users
– Systems analysts
– System designers
– System builders
– IT vendors and consultants
• Clinician/ Administrator dengan pengetahuan teknis
sedikit dan akses terbatas
• Clinician/ Administrator menjadi anggota pengelola
dengan akses yang lebih luas
• Medical Director, para dokter, profesional bidang
kedokteran
• CEO/CIO dan level administrator tinggi
• Personal Teknikal dengan pengetahuan EMR sedikit
Information versus knowledge Workers
Pekerja Informasi adalah
pekerja yang tugasnya meliputi menciptakan, mengumpulkan, memproses, mendistribusikan, dan menggunakan informasi.
Knowledge workers
adalah bagian dari Pekerja bertanggung jawab secara
khusus sesuai dasar pengetahuannya.

System Owners
System owners adalah sponsor dan penyokong utama
sistem informasi. Mereka biasanya bertanggung jawab
untuk membiayaai pengembangan proyek,
beroperasinya, dan pemeliharaan sistem informasi.
Jadi owner atau pemilik bisa satu Rumah Sakit, satu
Kelompok Dokter atau satu Dokter pribadi.

System users adalah orang yang menggunakan sistem
informasi atau dibuat teratur —menangkap,
mengvalidasi, memasukkan, merespon, menyimpan,
dan pertukaran data dan informasi. Nama umumnya
adalah client. Bentuk ini termasuk:
– Internal users
• Clerical dan service workers
• Technical dan professional staff
• Supervisors, middle managers, and executive managers
• Remote and mobile users (internal tapi tidak tersambung)
– External users
System designers menterjemahkan kebutuhan bisnis
pemakai dan paksaan-paksaan ke solusi. Mereka
merancang file-komputer, database, inputs, outputs,
screens, jaringan, dan program yang akan dibutuhkan
oleh system user.
System builders mengkonstruksi sistem informasi,
komponen sistem, berdasarkankan pada spesifikasi
desain dari system designers.

Management information System
Management information system (MIS) adalah
aplikasi sistem informasi yang menyediakan pelaporan
yang berorientasi pada pengelola. Laporan-laporan
biasanya dibangkitkan pada jadwal yang telah ditetapkan
dan tampak dalam format yang telah diatur sebelumnya.

Decision Support Systems
Decision support system (DSS) adalah aplikasi sistem informasi
yang menyediakan informasi berorientasi keputusan, bilamana
pengambilan keputusan diperlukan. Bila diterapkan pada executive
managers, sistem ini sering disebut executive information
systems (EIS).
– Data warehouse adalah kumpulan data yang hanya bisa dibaca,
database berisi informasi rinci, resume, dan data khusus and
information yang dibangkitkan oleh transaksi and management
information systems. Data warehouse dapat diakses oleh endusers
dan manager dengan alat-alat DSS yang dibangkitkan
users secara virtual dengan variasi informasi tak terbatas dalam
mendukung keputusan yang kurang terstruktur.
Expert System
Expert system adalah sistem informasi untuk
pengambilan keputusan terprogram yang menangkap dan
menghasilkan pengetahuan dan pengalaman sebagai
penyelesaian masalah yang ahli atau pengambil
keputusan yang mengsimulasikan “pemikiran” atau
“aksi” sebagai orang ahli.
– Expert systems diimplementasikan dengan teknologi
artificial intelligence yang menangkap menyimpan
menangkap, menyimpan,
dan menyediakan akses ke hasil kesimpulan para ahli.

3. Driver bisnis dan teknologi Sistem Informasi

Driver Analisis dan Reengineering Proses Bisnis - Metode ABC Teknologi Terapan
Suatu perusahaan oleh sejumlah salib paralel terdiri dari proses bisnis yang kompleks, setiap proses bisnis memiliki berbagai tindakan. Proses membangun sistem informasi perusahaan adalah proses BPR, tetapi juga pada kegiatan operasional dari proses re-kombinasi. Dari perspektif biaya driver dekomposisi proses bisnis dalam berbagai kegiatan, kegiatan penting, biaya kegiatan untuk mengeksplorasi cara terbaik untuk mengatur kembali pendekatan proses bisnis.

Metode ABC (Activity Based costing) memberitahu kita suatu kebenaran yang sederhana, apakah itu lini produk kegiatan pengolahan, atau kegiatan pabrik manajemen atau pengelolaan sektor kegiatan dan kegiatan dari anggaran - Produk-terkait. Metode ABC kami memiliki teknologi komunikasi baru, produk, biaya driver bisa diukur, asalkan biaya kegiatan pengelolaan untuk tiap elemen produk dalam motivasi untuk pergi, manajer bisnis dapat dalam proses produksi, melalui analisis faktor-faktor motivasi untuk mengontrol biaya produk. Jadi untuk mengontrol biaya produk manajemen perusahaan seperti mengontrol biaya bahan sebagai intuitif dan praktis. metode ABC mengingatkan kita dari filosofi manajemen, perusahaan memiliki semua kegiatan usaha secara dinamis menyesuaikan kontrol yang baik dari aktivitas manajemen perusahaan biaya akan membawa pasar yang cukup besar untuk kembali produk. Namun, kegiatan pengelolaan perusahaan biasanya dengan organisasi, departemen, fungsi, tanggung jawab dan begitu berhubungan, dan bagaimana untuk menyesuaikan diri, bagaimana mengontrol apa kegiatan dapat disesuaikan, apa kegiatan penyesuaian nyaman. Dalam tulisan ini, untuk kasus pengemudi biaya proses bisnis, driver biaya penggunaan teknologi informasi untuk mengeksplorasi masalah rekayasa ulang proses bisnis.

Stakeholder

| 0 komentar



Istilah stakeholder sudah sangat populer. Kata ini telah dipakai oleh banyak  pihak dan hubungannnya dengan berbagai  ilmu atau konteks, misalnya  manajemen bisnis, ilmu  komunikasi, pengelolaan sumberdaya alam, sosiologi, dan lain-lain.  Lembaga-lembaga publik telah menggunakan secara luas istilah stakeholder ini ke dalam proses-proses pengambilan dan implementasi keputusan.  Secara sederhana,  stakeholder sering dinyatakan sebagai para pihak,  lintas pelaku, atau  pihak-pihak yang terkait dengan suatu issu atau suatu rencana. 

Dalam buku Cultivating Peace, Ramizes mengidentifikasi berbagai pendapat mengenai stakeholder ini. Beberapa defenisi yang penting dikemukakan seperti   Freeman  (1984) yang mendefenisikan stakeholder sebagai kelompok atau individu yang dapat mempengaruhi dan atau dipengaruhi oleh suatu pencapaian tujuan tertentu. Sedangkan  Biset (1998) secara singkat mendefenisikan stekeholder  merupakan orang dengan suatu kepentingan atau perhatian pada permasalahan. Stakeholder ini sering diidentifikasi dengan suatu dasar tertentu sebagaimana dikemukakan  Freeman (1984), yaitu  dari segi kekuatan dan kepentingan relatif stakeholder terhadap issu,  Grimble and Wellard (1996), dari segi  posisi penting dan pengaruh yang  dimiliki mereka.

Pandangan-pandangan di atas menunjukkan bahwa pengenalan stakeholder tidak sekedar  menjawab pertanyaan siapa stekholder suatu issu tapi juga sifat hubungan stakeholder dengan issu,  sikap, pandangan,  dan pengaruh  stakeholder itu. Aspek-aspek  ini sangat penting dianalisis untuk mengenal stakeholder

Beberapa Pengertian Stakeholder

| 0 komentar

Istilah stakeholder telah dipakai oleh banyak pihak dalam hubungannnya dengan berbagai ilmu atau konteks, misalnya manajemen bisnis, ilmu  komunikasi, pengelolaan sumberdaya alam, sosiologi, dan lain-lain. Lembaga-lembaga publik telah menggunakan secara luas istilah stakeholder ini ke dalam proses-proses pengambilan dan implementasi keputusan.  

Menurut Freeman (dalam Bryson, 2001), stakeholder dalam lingkup bisnis merupakan kelompok atau individu yang dipengaruhi dan mempengaruhi masa depan perusahaan yaitu pelanggan, pekerja, pemilik, pemerintah, lembaga keuangan dan kritikus. Sedangkan dalam konteks organisasi, baik di pemerintahan maupun swasta. Bryson (2001), mendefinisikan stakeholder sebagai individu, kelompok atau organisasi apapun yang dapat melakukan klaim atau perhatian terhadap sumber daya atau hasil organisasi atau dipengaruhi oleh hasil itu.

Dari sekian banyak stakeholder tidak semuanya harus mendapat perhatian yang sama. Perhatian hanya perlu diberikan kepada stakeholder utama, karena kunci keberhasilan dalam organisasi publik maupun swasta adalah bagaimana organisasi tersebut dapat menjamin kepuasan stakeholder utama (pimer) ini (Bryson, 2001). Berdasarkan konsepsi di atas, pemahaman terhadap stakeholder akan berguna untuk mengetahui secara jelas tentang siapakah stakeholder utama, bagaimana kepentingan mereka, apa yang akan mereka dukung serta strategi dan taktik yang diperlukan untuk menghadapinya (Kaufman dalam Bryson, 2001). Selanjutnya dalam upaya melibatkan stakeholder, Soesilo (2000), mengingatkan:

“..... mereka yang paling utama harus diputuskan adalah siapa stakeholder utama kita ?. Penentuan ini sangat penting, sebab dalam manajemen sektor publik, kita sering memiliki stakeholder yang banyak dan sering tujuan utamanya saling bertentangan. Bila kita tidak mengetahui, maka kita akan terombang ambing dalam kebingungan.....”.

Proses Pemilihan Stakeholder menjadi Stakeholder Utama sebagai Upaya Memperkecil Domain (2000)


Identifikasi Stakeholder 
Tujuan kegiatan ini adalah mengidentifikasi dan mengkategorisasi stakeholder baik yang berkaitan dengan dampak, manfaat dan kepentingan. Identifikasi dilakukan dengan memetakan masalah dan lokasi sehingga ditemukan masyarakat sebagai stakeholder utama, kemudian mengaitkan masalah baik dari segi kepentingan, pemihakan dan kewenangan yang dimiliki oleh aktor-aktor baik pemerintah maupun non pemerintah.

Pemetaan  Masalah dan Stakeholder             
Pemetaan ini merupakan pendalaman dari kegiatan identifikasi stakeholder, yang dilakukan melalui wawancara dan diskusi terfokus. Informasi yang dikumpulkan menyangkut isu yang relevan dengan kebijakan, program, dan proyek, pemahaman stakeholder, sikap, alasan dan kepentingan mereka, jaringan mereka, posisi dan kekuatan pengaruh serta usulan-usulan mereka.  
Tabel Pemetaan Stakeholder (Stakeholder mapping)
Tabel Pemetaan Stakeholder (Stakeholder mapping)


Kategori Stakeholder
Berdasarkan kekuatan, posisi penting, dan pengaruh stekholder terhadap suatu isu, stakeholder dapat diketegorikan kedalam beberapa kelompok. Ramirez dalam Buckles, D, 1999 (dalam http://www.suarapublik.org/Artikel/index.html), mengelompokkan stakeholder kedalam stakeholder primer, sekunder dan stakeholder kunci. Sebagai gambaran, pengelompokan tersebut dapat dikemukakan kelompok stakeholder  sebagai berikut :

a. Stakeholder primer
Stakeholder primer merupakan stakeholder yang memiliki kaitan kepentingan secara langsung dengan suatu kebijakan, program dan proyek. Mereka harus ditempatkan sebagai penentu utama dalam proses pengambilan  keputusan.
b. Stakeholder sekunder
Stakeholder sekunder adalah stakeholder yang tidak memiliki kaitan kepentingan secara langsung terhadap suatu kebijakan, program, dan proyek pemerintah (publik), tetapi memiliki kepedulian dan keprihatinan sehingga mereka turut bersuara dan berpengaruh terhadap keputusan legal pemerintah.
c. Stakeholder kunci 
Stakeholder kunci merupakan stakeholder yang memiliki kewenangan secara legal dalam hal pengambilan keputusan.



Daftar Pustaka:
Bryson, John,  M 2001. Perencanaan Strategis bagi Organisasi Sosial. Edisi Bahasa Indonesia. Pustaka Pelajar Offset, Yogyakarta.
Buckles, D, 1999. Cultivating Peace, Conflict and Collaboration in Natural Resource Management. WBI Washinton, DC, USA.
Soesilo, 2000. Reformasi Pembangunan dengan Langkah-Langkah Manajemen Strategik. UI, Jakarta.

Sistem Operasi

| 0 komentar

Analis Sistem

Analis sistem adalah profesi yang bagus untuk memulai karir di bidang IT. Pekerjaan sebagai analis sistem menawarkan tantangan kerja yang dinamis dan variatif. Analis sistem merupakan individu kunci dalam proses pengembangan sistem. Analis sistem mempelajari masalah dan kebutuhan dari organisasi untuk menentukan bagaimana orang, data, proses, komunikasi, dan teknologi informasi dapat meningkatkan pencapaian bisnis. Seorang analis sistem juga merupakan orang yang paling bertanggung jawab pada proses analis sistem dan perancangan sistem informasi. Tugas utama dari seorang analis sistem adalah menentukan bentuk sistem yang akan dibangun nantinya. Keputusan ini tidak mudah. Kesalahan menentukan format sistem yang akan dibangun akan berakibat pada gagalnya proyek yang dikerjakan. Oleh sebab itu seorang analis sistem yang sukses harus memiliki dan dibekali dengan beberapa keahlian spresifik, seperti:
  • Keahlian Analis
Keahlian analis diperlukan untuk memahami organisasi yang memerlukan sistem informasi yang akan dibangun. Keahlian analis digunakan untuk memetakan  permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan klieen yang bisa diselesaikan dengan sistem informasi dan yang tidak. Kemampuan analis juga diperlukan untuk memecahkan masalah yang telah ditemukan lagi menggunakan teknologi berbasis komputer. Keseluruhan aktifitas ini akan sangat terbantu dengan memandang organisasi sebagai suatu sistem. Dengan menganalisis komponen-komponennya maka seorang analis sistem akan lebih mudah memahami keseluruhan proses bisnis yang berjalan dan menemukan subsistem mana yang berindikasi mengalami masalah.

  • Keahlian Teknis
Tugas utama seorang analis adalah menentukan bentuk sistem terkomputerisasi seperti apa yang dapat menyelesaikan masalah perusahaan atau organisasi klien. Karena permasalah yang ditemukan harus diselesaikan dengan teknologi komputer maka keahlian teknis yang dibutuhkan adalah penguasaan teknologi perangkat lunak maupun perangkat keras. Seorang analis sistem dituntut untuk mengenald an menguasi perangkat lunak maupun perangkat keras terbaru, serta mengetahui keunggulsn maupun batasan dari teknologi-teknologi tersebut. Hal ini akan sangat membantu analis dalam memilih teknologi yang tepat untuk keperluan klien yang sangat spesifik. Keahlian teknis dapat diperoleh dari pendidikan formal, pelatihan khusus, maupun jam terbang yang lama dalam mengembangkan proyek sistem informasi.
  • Keahlian Manajerial
Salah satu tugas analis sistem adalah menjadi tangan kanan manajer sistem informasi dalam mengatur sumber daya proyek yang berskala kecil. Analis sitem bertanggung jawab mengatur sumber daya yang dibawah kendalinya, seperti programmer dan teknisi. Pengalokasian tugas yang tepat sangat berpengaruh pada cepat lambatnya penyelesaian proyek. Analis sistem juga harus mempu memprediksi resiko dan perubahan faktor-faktor eksternal seperti kenaikkan harga perangkat keras, perubahan kebutuhan klien, munculnya produk pesaing, dan lain-lain.
  • Interpersonal Skills
Analis sitem adalah pihak yang berkomunikasi aktif keluar dengan klien maupun ke dalam dengan stakeholder yang lain. Keahliat berkomunikasi sangat diperlukan untuk menjaring informasi yang akurat tentang masalah yang ada pada klien. Kadang-kadang ada beberapa jenis klien yang tertutup atau kurang memahami proses bisnisnya sendiri. Disinilah kemampuan berkomunikasi dari analis sistem sangat menentukan keberhasilan identifikasi masalah. Komunikasi juga diperlukan untuk mempresentasikan pekerjaan dari analis maupun stakeholder lain yang perlu diketahui oleh pengguna. Komunikasi juga diperlukan untuk koordinasi dan instruksi dengan stakeholder yang lain. Dengan menjalin komunikasi secara efektif dengan stakeholder yang lain, perkembangan proyek selalu dapat diketahui, perubahan-perubahan terbaru bisa dimonitor dan direspons.
Adapun hal-hal tanggung jawab dari seorang analis sitem meliputi:
  1. Pengambilan data yang efektif dari sumber bisnis.
  2. Aliran data menuju ke komputer.
  3. Pemrosesan dan penyimpanan data dengan komputer.
  4. Aliran dari informasi yang berguna kembali ke proses bisnis dan penggunanya.
Demikianlah sekilas tentang Analis Sistem. Semoga bermanfaat bagi kawan-kawan semuanya.
Referensi dari : Hanif Al Fatta, M. Kom, “Analisis & Perancangan Sistem Informasi” tahun 2007.

Analisis dan Design Sistem Informasi – Tugas 1

| 0 komentar

Analisis dan Design Sistem Informasi – Tugas 1
Kemampuan apa saja yang diperlukan seorang analis sistem?
  • Mempunyai pengetahuan tentang teknologi informasi
  • Mempunyai pengalaman dan keahlian dalam pemrograman dg komputer
  • Mempunyai pengetahuan bisnis secara umum
  • Mempunyai kemampuan umum untuk memecahakanmasalah
  • Mempunyai kemampuan yang baik dalam komunikasi antara personil
  • Mempunyai kemampuan  yang baik dalam hubungan antara personil
  • Fleksibel dan bisa beradaptasi
  • Punya karater dan etika

Buatlah daftar stakeholder dalam sist informasi di lingkungan kerja anda. Klasifikasikan untuk masing2 stakeholder (pemilik, pengguna, desainer, pembangun dan analis).
  • Pemilik: Dirjen, Kabag Perencanaan
  • Pengguna: Kasubag Data dan Informasi, Karyawan, Masyarakat Umum
  • Desainer: Konsultan, Kasubag Data dan Informasi
  • Pembangun: Developer, 
  • Analis: Konsultan
Bila anda diminta untuk melakukan presentasi singkat tentang pengembangan SI ke pemilik dan user, jelaskan topik apa saja yg perlu disampaikan!
  • Masalah yang dihadapi, yang akan dituntaskan dengan SI
  • Kebutuhan bisnis yang diperlukan
  • Waktu yang dialokasikan untuk penerapan SI
  • Kebijakan yang diterapkan untuk masing-masing entitas
  • Dana yang dimiliki untuk pengembangan SI
  • Jenis user yang ada
Ketika Anda akan mengembangkan sistem, sebutkan beberapa proses, input dan output ketika seorang pengguna sistem di toko & rental DVD dapat mengidentifikasi sebagai bagian/ komponen SI rental tsb:
  • Input, misalnya Data Peminjam, Judul DVD, Nama Pemain, Jumlah, Lama Pinjam, Tarif/Harga
  • Proses, misalnya Peminjaman, Pembelian, Mengentry Data DVD, Edit Data DVD, Cetak Data DVD
  • Output, misalnya Judul DVD, Stock, Daftar Harga, Cetak data Peminjaman, Laporan Bulanan
Jelaskan kegiatan apa saja yang harus dikerjakan ketika kita akan membangun suatu sistem informasi. Bagaimana cara melakukannya?
  • Menganalisa masalah dan keperluan bisinis
  • Membahas entitas yang ada/users
  • Membahas kebijakan yang sedang diterapkan
  • Membahas solusi SI dengan pihak-pihak terkait (stakeholder)
  • Penyusunan Rencana Kerja dan Alokasi Waktu
  • Menyusun RAB bersama-sama dengan pemilik (owner)
  • Memanggil dan memilih developer/designer

Peneliti Jepang Berhasil Ciptakan Robot dengan Penampilan Sangat Mirip Manusia

| 0 komentar

Zaman yang sangat maju dan dipenuhi dengan robot kian mendekat. Bahkan di Jepang, saat ini telah ada dua buah robot yang secara penampilan mempunyai kemiripan dengan manusia. Dua robot tersebut masing-masing bernama Kodomorid dan Otonaroid.

Kodomoroid merupakan sebuah robot dengan penampilan yang mirip seorang wanita muda. Sementara itu Otonaroid mempunyai desain penampilan yang tak jauh berbeda dengan seorang wanita dewasa. Kedua robot ini pun saat telah dipamerkan di National Museum of Emerging Science and Innovation di Tokyo, Jepang.



Kedua robot ini tak hanya mempunyai desain tampilan yang mirip manusia. Robot-robot itu juga punya kemampuan untuk bergerak dan bahkan berbicara. Tak hanya itu, robot-robot canggih ini juga mampu melontarkan candaan kepada lawan bicaranya.

Ahli robotika Jepang, Hiroshi Ishiguro yang sekaligus merupakan pencipta dari kedua robot itu mengatakan kalau Kodomorid dan Otonaroid mempunyai kemampuan untuk menampilkan emosi. Kedua robot itu bisa menampilkan ekspresi wajah berbeda dan bisa juga mengedipkan mata.

Untuk membuat kedua robot ini, Ishiguro telah menghabiskan waktu yang sangat lama. Untuk membuat tampilannya, Ishiguro memakai silikon khsusu yang mempunyai tamplan mirip dengan kulit manusia dan berguna untuk menutupi komponen elektronik dari robot.

BAB II

| 0 komentar

BAB II
LANDASAN TEORI

A. Pengertian Sistem Informasi Dan Pengolahan Data
1.      Pengertian Sistem, Sistem Informasi
      Para ahli mendefenisikan sistem masing-masing berbeda antara satu dengan yang lain, karena pendekatan yang berbeda. Ada yang menekankan pada prosedurnya dan ada yang menekankan pada komponen atau elemennya. Tujuan perancangan sistem secara umum adalah memberikan gambaran secara umum kepada pemakai tentang sistem yang akan dikembangkan dan berfungsi untuk persiapan tahap perancangan sistem secara terinci.
1. Sistem
Dalam mendefinisikan sistem terbagi kepada kelompok yaitu menekankan pada prosedurnya dan menekan pada elemennya. Menurut Jogiyanto (2005), sistem adalah :
Suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedurnya yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Sedangkan suatu prosedur adalah urut-urutan yang tepat dari tahapan-tahapan instruksi yang menerangkan apa (what) yang harus dikerjakan, siapa (who) yang mengerjakannya, kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya. Sedangkan pendekatan sistem lebih menekankan pada elemen atau komponennya mendefinisikan sistem adalah kumpulan dari beberapa elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu”
 2. Pelaku Sistem
Analisis sistem bekerja dalam pengembangan sistem dengan karakteristik personil yang bervariasi, ini seringkali berubah secara dramatis baik jumlah ataupun tingkah laku dari pekerjaan satu ke pekerjaan lain. Pelaku sistem terdiri dari tujuh kelompok yaitu :
a. Pemakai
Pemakai adalah pelaku yang terpenting karena sistem diciptakan untuk pemakai dan melalui komunikasi dengan pemakailah sistem dibuat dan dirancang hingga mencapai bentuk akhir.
b. Manajemen
Umumnya terdiri dari tiga jenis manajemen yaitu manajemen pemakai yang bertugas menangani pemakaian dimana sistem baru ditempatkan, manajemen sistem yang terlibat dalam pengembangan sistem itu sendiri dan manajemen umum terlibat dalam strategi perencanaan sistem dan sistem pendukung pengambilan keputusan.
c. Pemeriksa
Ukuran kerumitan sistem yang dikerjakan dan bentuk alami organisasi tempat sistem tersebut diimplementasikan dapat menentukan kesimpulan perlu tidaknya diperiksa.
d. Penganalisa Sistem
Penganalisa Sistem berfungsi sebagai penelusur arah sistem, sebagai inovator dalam pengembangan pemakai, mediator dan sebagai pimpinan proyek.
e. Programmer
Setelah penganalisa sistem memberikan hasil kerjanya dan kemudian diolah oleh pendesain sistem, maka programmer dapat mulai bekerja. Karena itu programmer mulai bekerja setelah penganalisa sistem selesai dengan pekerjaanya.
f. Personil Pengoperasian
Pelaku ini bertugas dan bertanggung jawab di pusat komputer misalnya jaringan, keamanan perangkat keras, keamanan perangkat lunak, pencetakan dan back-up.
3. Siklus Hidup Perancangan Sistem
untuk menganalisa sistem secara efektif, kita membutuhkan lebih dari sekedar perangkat pemodelan, yaitu metode. Berikut aktivitas pendesain secara terstruktur melengkapi 1.
  a.  Survey
Berfungsi untuk mengetahui kebutuhan pemakai, kesalahan-kesalahan dalam sistem lama, menetapkan tujuan perancangan, mengajukan usulan otomasi sistem yang layak dan dapat diterima dan menyiapkan laporan survey yang berisi tentang segala sesuatu pada poin di atas
 b. Analisa Sistem
Menggabungkan laporan survey dan kebijakan pemakai menjadi spesifikasi yang terstruktur dengan menggunakan pemodelan
c.  Desain
Mengimplementasikan model yang diinginkan pemakai
2. Implementasi
Mempresentasikan hasil desain ke dalam pemrograman.
3. Uji Coba Desain
Menguji coba seluruh spesifikasi terstruktur
4. Testing Akhir
Menguji coba sistem secara keseluruhan
5. Deskripsi Prosedur
Pembuatan laporan teknis tertulis seperti petunjuk pemakaian dan pengoperasian.
6. Instalasi
Aspek terakhir yang mesti dilakukan mencakup: serah terima manual, perangkat keras dan pelatihan pemakaian.
  
 2   Pengertian Sistem Informasi
   Informasi merupakan adalah hasil pengolahan data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai yang nyata atau dapat dirasakan dalam keputusan yang akan datang dan juga merupakan pengetahuan yang relevan yang dibutuhkan untuk menambah wawasan bagi pemakainya guna mencapai suatu tujuan.
Informasi yang dihasilkan harus memenuhi kualitas informasi (quality of information) yang terdiri atas beberapa hal yaitu :
a. Keakuratan dan teruji kebenarannya
Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan. Kesalahan-kesalahan itu dapat berupa perhitungan maupun akibat gangguan (noise) yang dapat mengubah dan merusak informasi tersebut.
b. Kesempurnaan informasi
Untuk mendukung faktor pertama diatas, maka kesempurnaan informasi menjadi faktor penting, dimana disajikan lengkap tanpa ada perubahan.
c. Tepat waktu
      Informasi harus disajikan secara tepat waktu, mengingat informasi akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan. Keterlambatan informasi akan mengakibatkan kekeliruan dalam pengambilan keputusan
d. Relevansi
Informasi memiliki nilai manfaat yang tinggi, jika informasi tersebut diterima oleh mereka yang membutuhkan informasi tersebut.
e. Mudah dan Murah
      Biaya dan cara untuk memperoleh informasi juga menjadi bahan pertimbangan tersendiri. Bila cara dan biaya memperoleh informasi sulit dan mahal, maka orang menjadi tidak berminat untuk memperolehnya. Biaya mahal yang dimaksud disini jika bobot informasi tidak sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan.
             Suatu informasi mempunyai nilai apabila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya. Telah kita ketahui bahwa sistem informasi merupakan hal yang penting bagi manajemen dalam mengambil keputusan. Sistem informasi merupakan
” Suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dengan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan”.
 Kegunaan sistem informasi tergantung kepada :
  • Tujuan sistem informasi penerima
  • Ketelitian penyampaian dan pengolahan data
  • Waktu
  • Ruang dan tempat
  • Bentuk
  • Sistematika (menggunakan hubungan kata-kata dengan arti yang jelas)
B. Pengertian Pengolahan Data
1.   Pengertian Data
Menurut Kristanto (2004:4) data adalah:
“Sesuatu yang nyata, fakta mengenai objek yang dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan atau kejadian”.
         Dari pengertian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa data merupakan catatan nyata dari suatu obyek seperti tempat, benda dan orang-orang yang benar-benar terjadi.
         Data yang masih merupakan bahan mentah apabila tidak diolah maka data tersebut tidak berguna, sehingga dibutuhkan suatu model yang nantinya akan dikelompokkan dan diproses untuk menghasilkan suatu informasi.
2. Pengertian Pengolahan Data
Menurut Kristanto (2004:7) pengolahan data adalah:
Waktu yang di gunakan untuk mengambarkan bentuk data menjadi informasi yang memiliki kegunaan”.
      Dari pengertian tersebut maka dapat disimpulakan bahwa pengolahan data adalah manipulasi dari data kedalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti berupa suatu informasi. Semakin banyaknya data dan kompleknya aktivitas pengolahan data dalam suatu organisasi baik itu organisasi besar maupun organisasi kecil maka metode pengolahan data yang tepat sangat di butuhkan.
Salah satu metode untuk pengolahan data adalah dengan media pengolahan data yang menggunakan komputer. Metode pengolahan data seperti ini sangat di butuhkan oleh Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Propinsi Sumatera Barat khususnya pada bagian tata usaha. Pengolahan datanya masih kurang optimal dalam hal menyajikan informasi pemberian surat masuk dan surat keluar dan dalam penyajian laporannya kadang-kadang terlambat serta kesulitan dalam pengolahan data lainnya.
 3. Tahapan-Tahapan Pengolahan Data
Adapun tahapan-tahapan proses yang dilakukan dalam pengolahan data menurut Kristanto (2004:10) adalah:
a.   Input Data
Input data meliputi : mencatat atau mengentrikan transaksi ke sebuah pengolahan data medium, melakukan pengkodean transaksi data ke dalam bentuk lain dan menyimpan data atau informasi untuk pengambilan keputusan.
b.   Transformasi data yang terdiri dari:
1. Calculating
   Merupakan operasi aritmatika terhadap data field yang dimasukkan.
2. Classifying data
Classifying data dikelompokkan ke dalam group-group tertentu seperti mengkategorikan data ke dalam suatu group berdasarkan karakteristik, kriteria dan keinginan.
3. Summarizing
Merupakan menjumlahkan atau mengakumulasikan data
 c. Output
Merupakan proses menghasilkan output dari hasil pengolahan data kealat output seperti monitor dan printer sebagai informasi. Output data terdiri dari:
  • Display Result
Display Result digunakan untuk menampilkan informasi yang dibutuhkan pemakai melalui monitor atau cetakan.
  • Reproducing
 Reproducing merupakan penyimpanan data yang digunakan untuk pemakai lain yang membutuhkan.
  • Telecummunicaitng
 Telecommunicating merupakan penyimpanan data secara elektronik melalui saluran komunikasi.
C.  Pengantar Sistem Basis Data
1.   Pengertian Basis Data
Basis data didefinisikan sebagai kumpulan data yang disatukan di dalam suatu organisasi. Basis data merupakan susunan/kumpulan data operasional lengkap dari suatu organisasi/perusahaan yang diorganisir/dikelola dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu, yaitu menggunakan komputer sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal sesuai yang dibutuhkan pemakai.
Menurut Kristanto (2004:10) pengertian Basis Data (Database) adalah:
“Kumpulan fiel-file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan file lain sehingga membentuk satu bangunan data untuk menginformasikan suatu perusahaan instansi, dalam batasan tertentu”.
Dari pengertian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa Basis Data (Database) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan atau disimpan komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.

2.   Database management System (DBMS)
Database Management System adalah kumpulan file yang saling berkaitan bersama dengan program pengelolaannya.
Menurut Kadir (2003:17) pengertian DBMS adalah:” Suatu program komputer yang digunakan untuk memasukkan, mengubah ,menghapu emanipulasi dan memperoleh data/informasi dengan praktis dan efisien”.

1)   Keuntungan Database management Sistem
a. Kepraktisan
Database Management System menggunakan media penyimpanan
sekunder yang berukuran kecil tetapi padat informasi.
b. Kecepatan
Mesin dapat mengambil atau mengubah data jauh lebih cepat dari
pada manusia.
c. Kekinian
Informasi yang tersedia pada Database Management System akan bersifat mutakhir dan akurat setiap saat.

2)  Komponen Utama Database management Sistem
Komponen utama DBMS dapat dibagi menjadi 4 macam yaitu :
a.   Perangkat Keras (hardware)
Perangkat keras berupa komputer dan bagian-bagian di dalamnya, seperti processor, memory dan harddisk. Komponen inilah yang melakukan pemrosesan dan penyimpanan basis data.
b.   Data
Data di dalam basis data mempunyai sifat terpadu/saling berkaitan dan berbagi/bisa dipakai oleh sejumlah pengguna.
c.   Perangkat Lunak (software)
Perangkat lunak, dalam hal ini DBMS, berkedudukan antara basis data (data yang disimpan dalam harddisk) dan pengguna. Perangkat lunak inilah yang berperan melayani permintaan pengguna.
d.   Pengguna (brainware)
Pemrograman aplikasi adalah orang yang membuat program aplikasi yang menggunakan basis data. Program aplikasi yang tertentu saja yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Pengguna aplikasi adalah orang yang mengoperasikan program aplikasi yang dibuat oleh pemrograman aplikasi.
3.   Model Basis Data
Model basis data menyatakan hubungan antar rekaman yang tersimpan dalam basis data. Beberapa literatur menggunakan istilah struktur data logis untuk menyatakan keadaan ini. Menurut Abdul Kadir (2003:22), model dasar yang paling umum ada 3 macam yaitu :
         a. Model Hirarkis
Model hirarkis biasanya disebut model pohon karena menyerupai pohon yang dibalik. Model ini menggunakan pola hubungan orang tua dengan anak. Setiap simpulan menyatakan sekumpulan medan. Contoh produk DBMS yang menggunakan Model Hirarkis adalah IMS (Information Management Sytem), yang dikembangkan oleh 2 perusahaan yaitu IBM dan Rockell International Corporation.
      b.         Model Jaringan
Model jaringan distandarisasikan pada tahun 1971 oleh Data Base Task Group/DBTG. Model ini juga disebut model CODASYL (Confrence on Data Systems Languages), karena DBTG adalah bagian dari CODASYL.
Model ini menyerupai model hirarkis dengan perbedaan suatu simpul anak biasa memiliki lebih dari satu orang tua. Oleh karena sifatnya yang demikian, model ini biasa menyatakan hubungan 1:1 (satu orang tua punya satu anak) dan 1:M (satu orang tua punya banyak anak) maupun N:M (beberapa anak bisa mempunyai beberapa orang tua).
      c. Model Relasional
Model Relasional merupakan model yang paling sederhana sehingga mudah digunakan dan dipahami oleh pengguna, serta yang paling popular saat ini. Model ini menggunakan sekumpulan table berdimensi dua, dengan masing-masing relasi tersusun atas tupel atau baris dan atribut. Relasi ini dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menghilangkan kemubaziran data dan menggunakan kunci tamu untuk berhubungan dengan relasi lain. Contoh produk DBMS yang menggunakan model relasional adalah CAIDBMS/DB, dari Computer Associates International Inc.

           4.  Perancangan Basis Data
Proses perancangan data, terlepas dari masalah yang ditangani, dibagi menjadi tiga tahapan yaitu :
a.  Perancangan Basis Data Secara Konseptual
Perancangan Basis Data Secara Konseptual merupakan upaya untuk membuat model yang masih bersifat konsep.
b. Perancangan Basis Data Secara Logis
Perancangan basis data secara logis merupakan tahapan untuk memetakan model konseptual ke basis data yang akan dipakai (model relasional, hirarkis atau jaringan).
c. Perancangan Basis Data Secara Fisis
Perancangan basis data secara fisis merupakan tahapan untuk menuangkan perancangan basis data yang bersifat logis menjadi basis data fisis yang tersimpan pada media penyimpanan eksternal.
Perancangan basis data merupakan langkah unruk menentukan basis data yang diterapkan dapat mewakili seluruh kebutuhan pengguna. Penyusunan basis data ini berlandaskan kamus aliran data yang telah dibuat pada tahapan sebelumnya.

D. Pengertian Dan Pembagian Surat
Tujuan pengurus surat adalah agar surat dapat dengan cepat dan cepat sampai kepada pengolahan.
1.  Penggunaan kartu kendali sebagai pengganti kartu agenda
pengurus surat dapat diselenggarakan dengan menggunakan:
a. buku agenda
pencatat surat dengan buku agenda di lakukan oleh kantor yang belum menerapkan kartu kendali. Pencatat surat masuk dan surat keluar dapat di pisahkan dengan menggunakan buku agenda surat masuk dan buku agenda surat keluar dan biasanya dibeda kan pula tahunnya.
b. kartu kendali
       pengurus surat dengan menggunakan kartu kendali di sebut sistem kearsipan pola baru. Kartu kendali adalah helai tipis berukuran 10 x 15 cm berisi kolom-kolom untuk mencatat surat masuk dan surat keluar serta untuk mengendali surat tersebut. Kartu kendali berfungsi sebagai pengganti buku agenda, yang mana penggunanya dapat di tulis rangkap 2,rangkap 3 atau rangkap 4, sesuia dengan kebutuhan masng-masing kantor.

2. Pengertian Istilah Yang Digunakan
Dalam rangka pengurus dan mengendalikan surat dengan menggunakan kartu kendali, maka di pahami beberapa istilah yang di gunakan yaitu:
a. Unit Kearsipan
Satuan kerja yang mempunyai tugas pokok mengelola arsip. Unit kearsipan dapat terdiri dari : penerima surat, pencatat surat, penggarah surat dan piƱata/penyimpan surat.
b. Unit Pengolah
Satuan kerja yang melaksanakan salah satu fungsi organisasi.
c.   Tata Usaha  Unit Pengolah
Unsur unit pengolah yang selain melaksanakna tugas     ketatausahaan, juga mengolah kearsipan di unitnya sendiri.  
d.  Pengolah Surat  
Petugas atau pegawai yang berada pada unit pengolah dan bertugas mengolah/melaksanakan instruksi atau diposisi di atas surat
 e.  Lembar Diposisi Ialah
lembar untuk menuliskan diposisi atau instruksi atau putusan dan pendapat sebagai pengganti penulisan diposisi diatas surat.
f.  Lembaran Pengantar Ialah
lembaran untuk menuliskan surat rutin dan surat rahasia baik masuk maupun keluar sebagai pengganti buku ekspedisi intern dan ekstern.

3.   Pengertian Arsip
kata istilah arsip meliputi 3 pengertian yaitu:
  • kumpulan naskah atau dokumen yang di simpan.
  • Gedung atau ruang penyempanan naskah atau dokumen.
  • Organisasi atau lembaga yang mengolah dan menyimpan kumpulan naskah atau kumpulan dokumen.
 Berdasarkan fungsinya, maka arsip dapat di bedakan menjadi :
1.  Arsip Dinamis
 Adalah arsip yang dipergunakan dalam perencanaan, penyelenggaraan kehidupan kebangsaan pada umumnya atau di pergunakan secara langsung dalam penyelenggaraan administrasi Negara.
 2.  Arsip Statis
Adalah arsip yang tidak dipergunakan secara langsung untuk perencanaan, penyelenggaraan kehidupan kebangsaan pada umumnya maupun untuk penyelenggaraan sehari-hari administrasi negara.
Sedangkan arsip dinamis dapat di rincikan lagi menjadi :
  1. Arsip aktif, yaitu yang masih diperguna terus menerus, bagi kelangsungan pekerjaan di lingkungan unit pengolahan  dari satu organisasi/kantor.
  2. Arsip Inaktip, yaitu arsip yang tidak lagi di pergunakan secara terus menerus atau frekuensi penggunaannya sudah jarang atau hanya dipergunakan sebagai frekuensi saja.

3. Tujuan Arsip Dan Tugas Unit Kearsipan
Tujuan kearsipan secara umum dalah untuk menjamin keselamatan bahan pertanggung jawaban nasioanal tentang rencana pelaksanaan dan penyelenggaraan kehidupan kebangsaan serta untuk menyediakan bahan pertanggaung jawaban tersebut bagi kegiatan pemerintah.

E.   Sekilas Tentang Pemograman Visual Basic 6.0

Visual Basic adalah bahasa pemograman yang berbeda dengan bahasa program Basic kovensional yang telah kita kenal umumnya. Pada pemograman Visual Basic untuk merancang suatu aplikasi project, terlebih dahulu kita harus memperkirakan format output yang kita perlukan.
Untuk selanjutnya diikuti dengan penulisan kode-kode program sesuai dengan rancangan output yang kita miliki. Konsep tersebut, dikenal dengan konsep top-down, artinya alur merancang suatu aplikasi program dilakukan dengan membuat outputnya terlebih dahulu kemudian baru menuliskan kode program. Segala kegiatan merancang  bentuk output serta penulisan kode program dan proses program dapat diikuti dengan mudah dan jelas sehingga dikenal dengan istilah pemrograman Visual atau Object Oriented Programming (OOP).
Merancang format output di Visual Basic berbeda dengan bahasa basic biasa yang konvensional, karena Visual Basic kita membentuk output dengan sekumpulan object, object-object tersebut telah disediakan sabagai fasilitas tool di Visual Basic. Kumpulan object tersebut dinamakan toolbox. Setiap object yang ada pada toolbox mempunyai karakter dan perilaku khusus, karakter perilaku khusus yang ada kemudian diistilahkan dengan control. Control ini bisa diatur dengan menggunakan bantuan Window Properti. Selanjutnya object dengan control tersebut disusun, didesain pada media yang dinamakan form.  

1. Integrated Development Enviroument (IDE)
Integrated development enviroument (IDE) adalah bidang kerja tempat kita bekerja untuk menghasilkan program aplikasi. Pada IDE ini kita dapat menggunakan banyak tool yang dapat kita ambil dengan mudah. Tampilan IDE Visual Basic 6.0 tampak pada gambar 5. layar ini adalah lingkungan pengembangan aplikasi Visual Basic yang nantinya akan digunakan untuk membuat program-program aplikasi dengan Visual Basic. Layar Visual Basic hampir sama dengan layar program-program aplikasi windows pada umumnya, terutama jika pernah menggunakan bahasa pemograman visual lainnya, seperti Microsoft Visual FoxPro, Microsoft Access dan lain sebagainya.
 a.  Menu Bar
Menu ini adalah menu utama yang menampilkan perintah-perintah yang terdapat pada Visual Basic. Pada menu bar ini terdapat file menu yang khas untuk software underwindows seperti File, Edit, Program, dan seterusnya. Setiap title mempunyai item menu masing-masing yang dikelompokkan berdasarkan title menu yang ada. Diatas menu bar terdapat bagian yang disebut title bar.

b.Toolbar
Toolbar yaitu sekumpulan tombol yang berfungsi sebagai tombol cepat (Shortcut) untuk menjalankan perintah dan mengendalikan lingkungan pemrograman Visual Basic. Tombol-tombol ini merupakan perintah-perintah yang sering digunakan dan terdapat pula pada menu Visual Basic.
c. Toolbox
Toolbox merupakan kumpulan object yang digunakan untuk merancang sebuah output program. Karena masing-masing object mempunyai sifat yang khas, dan dengan sifat yang khas tersebut kita tinggal memberikan kontrolnya, sehingga menjadi aplikasi program yang kita inginkan, maka object ini disebut juga dengan Control. Kita bisa menambahkan control yang lain ke dalam toolbox jika diperlukan. Penambahan control ini dimungkinkan jika ada beberapa fungsi atau object yang diperlukan ternyata tidak ada dalam toolbox tersebut.
 d.  Form
Form adalah bahan pembuatan window. Kita meletakkan kontrol pada form. Kontrol ini misalnya tombol, check box, radio button, memo, label, panel, dan sebagainya. Pada form ini kita bisa membuat aplikasi-aplikasi yang kita inginkan                             
e. Window Properties
Window Properties digunakan untuk mengatur properties sebuah object. Object yang ada ditampilkan pada daftar object, sedangkan window properties terbagi atas dua kolom yaitu kolom list properties dan kolom value properties.
f. Window Form Layout
Window ini digunakan untuk mengatur tata letak project form di layar monitor ketika project dijalankan.
 g.  Window code
Window Code adalah window tempat kita menuliskan program. Pada window ini terdapat fasilitas editing yang cukup lengkap. Jika kita melakukan klik ganda pada sebuah obyek yang berupa kontrol atau form, maka window code ini akan langsung aktif dan akan membawa cursor kita ketempat penulisan program yang terkait dengan obyek tersebut. Tempat penulisan berada diantara kata Private Sub dan End Sub.
3.   Kelebihan Visual Basic 6.0
Visual Basic memiliki kemampuan untuk berintegrasi dengan seluruh aplikasi window, seperti Microsoft Word, Excel, Acces dan lain sebagainya. Kemampuan yang hampir tidak terbatas, Visual Basic dapat dipergunakan untuk semua jenis pemrograman. Dengan Visual Basic dapat dibuat aplikasi program yang mirip dengan aplikasi windows seperti Microsoft Word, Excel, Game, Multimedia, program perhitungan dan sebagainya.

4.   Kekurangan Visual Basic 6.0
Kekurangan dari Visual Basic yaitu masih banyak dibantu oleh software lainnya, seperti pembuatan report (laporan) hasil pengolahan data untuk dijadikan suatu informasi. Dalam menyiapkan laporannya dapat dibantu dengan Crystal Report, misalnya dalam merelasikan table. Banyaknya pemakai software tambahan dalam melaksanakan pemrograman, dengan arti kata tidak cukup hanya menggunakan standar yang disediakan.

Cara Membuat Website dengan Menggunakan Blog WordPress!

| 0 komentar

I. Tujuan Membuat Website...

Dalam membuat sebuah website ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan sebelum Anda memulainya.
Pertama, Anda bisa mengajukan sebuah pertanyaan kepada diri Anda sendiri yaitu “Apa tujuan Saya membuat website?” dengan menjawab pertanyaan tersebut dapat mengarahkan pikiran Anda untuk menentukan dan menjawab pertanyaan selanjutnya yaitu, “Website seperti apa yang akan saya buat untuk mencapai tujuan tersebut dan bagaimana cara membuat websitenya.”
Mengapa dimulai dengan mengajukan pertanyaan tersebut? Karena diharapkan nantinya website yang kita buat sesuai dengan yang kita inginkan dan bisa membawa kita mencapai tujuan yang kita inginkan dalam membuat website. Jangan sampai website sudah selesai Anda buat tetapi website yang Anda buat tidak sesuai dan tidak bisa menjadi media atau sarana untuk mencapai tujuan Anda.
Perlu Anda ketahui, jenis website itu bermacam-macam, ada yang hanya satu halaman sederhana saja seperti website ini, ada yang memuat beberapa halaman seperti website perusahaan, ada yang menggunakan sistem blog dan sering disebut juga blog atau weblog (website blog), ada yang menggunakan sistem CMS (Content Management System) seperti joomla, ada yang berupa forum diskusi, ada yang berupa website iklan baris, ada yang berupa website toko online dan ada yang lebih kompleks lagi seperti website komunitas friendster.
Anda perlu memulainya dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut sebelum Anda membuat website. Sehingga nanti Anda bisa memutuskan website seperti apa yang paling cocok dan sesuai untuk mencapai tujuan Anda. Karena masing-masing jenis website yang saya sampaikan diatas memiliki fungsi yang berbeda-beda.
Contoh bila Anda ingin menjual berbagai macam produk, Anda membuat website toko online; bila Anda ingin menjual satu jenis produk saja bisa dengan satu halaman sederhana saja atau lengkap dengan menggunakan sistem pemesanannya; bila Anda ingin membuat website portal Anda bisa menggunakan Joomla; bila Anda ingin membangun branding dan mempublikasikan artikel bisa menggunakan blog; dan lain-lainnya.
Jadi bisa saya rangkumkan 3 pertanyaan tersebut yaitu:
membuat website Apa tujuan Saya membuat website?
membuat web Website seperti apa yang akan saya buat untuk mencapai tujuan tersebut?
cara membuat website Bagaimana cara membuat website tersebut?
Tuliskanlah jawaban tersebut dalam selembar kertas, dan jabarkanlah sedetail mungkin, bila perlu Anda bisa membuat sketsa website yang Anda inginkan atau bila Anda tidak memiliki gambaran sama sekali, Anda bisa googling (search) di internet untuk melihat-lihat website-website yang sudah ada.
Anda googling dengan topik tertentu sesuai dengan website seperti apa yang akan Anda buat, sehingga Anda bisa mengecek website-website lainnya menggunakan software website jenis seperti apa? Anda bisa menirunya, meniru BUKAN berarti Anda mengcopy isinya, tapi Anda meniru jenis websitenya (software website yang digunakan untuk membuat website tersebut). Karena membuat website saat ini sangat mudah, yaitu menggunakan software website, jadi Anda tidak perlu membuat web dari nol (dari dasar).
cara membuat website.
Setelah Anda memilih jenis website, bisa Anda pelajari dan telusuri, apakah ada software website yang tersedia untuk membuat jenis website tersebut. Saat ini banyak software website yang sudah jadi, dan tinggal Anda gunakan.
Anda tidak perlu membuatnya dari dasar (awal) dan tidak perlu paham mengenai programming. Anda tinggal menginstalnya dan memasukkan data-data untuk website Anda.
Tentunya Anda harus mengikuti lisensi penggunaan software website tersebut, karena ada yang menjualnya dan ada juga yang menyediakannya secara open source yang bisa digunakan secara gratis dengan syarat tertentu. Syarat penggunaan pada umumnya yaitu Anda diharuskan tetap mencantumkan link ke pembuat software tersebut.
Dan pada tahap pertama ini, Anda harus sudah menentukan tujuan Anda dalam website dan website seperti apa yang Anda inginkan.
.
II. Persiapan Belajar Membuat Website / Buat Web
Untuk membuat website ada 3 bagian utama yang perlu Anda pahami yaitu:
cara membuat web Domain
cara membuat website Hosting
belajar wordpress Software Website
II.1 Domain
Domain adalah nama atau alamat dari sebuah website. Di Internet, setiap orang harus mengetikkan sebuah nama domain untuk bisa membuka dan membaca isi dari sebuah website. Dalam hal ini, peranan pemilihan nama domain cukup penting untuk membedakan website Anda dengan website orang lain.
Domain ini terdiri dari nama domain dan extension. Contoh blogbisnisinternet.com, blogbisnisinternet adalah nama domain dan .com adalah extensionnya. Extension biasanya mewakili untuk kategori tertentu seperti .com untuk keperlukan komersial, .net untuk keperluan jaringan, .org untuk keperluan website nonkomersial, dan lain-lainnya.
Extension bermacam-macam, bisa berupa TLD (Top Level Domain) seperti .com, .net, .org atau ada juga yang berupa cTLD (country Top Level Domain) seperti .co.id, .co.cc dimana id mewakili domain negera Indonesia.
Untuk memilih nama domain Anda bisa menggunakan website yang menyediakan jasa registrasi nama domain atau dengan menggunakan software domain tools untuk membantu memilih nama domain untuk website Anda.
Bila Anda mengunakan website yang menyediakan jasa registrasi nama domain, contohnya domainhostingmurah.net, Anda tinggal masukkan nama domain yang Anda sukai untuk mengecek apakah masih tersedia atau tidak .
Anda buka http://www.domainhostingmurah.net dan masukkan nama doman dan extension yang Anda pilih.Bila masih tersedia, Anda bisa melakukan registrasi nama domain tersebut.
cara membuat web
Usahakan untuk memilih nama domain dengan extension .com karena lebih umum dan lebih banyak dikenal orang. Registrasi domain ini akan dilakukan pertahun, setahun sekali Anda harus membayar biaya registrasi domain tersebut bila Anda ingin tetap memiliki dan menggunakannya.
Dan bila Anda tidak melakukan perpanjangan registrasi untuk tahun berikutnya, maka setelah domain Anda expired, domain tersebut akan terbuka kembali untuk umum sehingga orang lain bisa mendaftarkan dan menggunakannya.
Bila Anda tidak memiliki bayangan untuk nama domain Anda, Anda bisa menggunakan domain tools untuk membantu Anda memberikan saran nama domain yang bisa Anda gunakan. Anda buka http://domaintools.com dan pilih Tabs "Suggestions". Dan masukkan kata-kata yang akan Anda gunakan dalam nama domain Anda. Anda bisa memasukan lebih dari satu kata dan dipisahkan dengan tanda (,).
cara membuat website
Dan dari domaintools.com ini, Anda bisa menggunakan fasilitas lainnya seputar domain.
Tips dalam memilih nama domain antara lain:
1. Pilih nama domain yang simpel dan mudah diingat
2. Pilih nama domain yang sesuai dengan mewakili isi dan tujuan dari website Anda, untuk mempermudah orang mengingat nama domain atau alamat website Anda nantinya.
3. Bila Anda menggunakan nama domain yang panjang, usahakan menggunakan nama domain yang berisi kata-kata yang umum, sehingga menghidari untuk kesalahan dalam menuliskan nama domain.
4. Anda bisa menggunakan tanda (-) bila Anda mau.
5. Usahakan pilih domain .com
6. Anda bisa mengikut sertakan keyword dalam nama domain Anda untuk membantu proses SEO (search engine optimization), agar website Anda tampil di search engine dengan posisi lebih atas.
Pada langkah ini, Anda sudah mendapatkan nama domain untuk website Anda.
II.2 Hosting
Hosting adalah tempat Anda meletakkan file-file website Anda di sebuah server yang terhubung dengan jaringan internet. Jadi agar website Anda bisa ditampilkan, maka file-file website perlu Anda simpan di sebuah server hosting. Anda perlu membeli paket hosting.
Harga dari sebuah paket hosting bermacam-macam, tergantung fasilitas yang diberikan. Anda bisa membeli paket hosting di luar negeri maupun di Indonesia.
Dalam memilih paket Hosting, Anda beberapa hal yang perlu diperhatian yaitu:

1. Sistem Server yang digunakan apakah Linux atau Windows. Hal ini akan menentukan software dan bahasa pemograman website yang bisa digunakan. Kebanyakan orang menggunakan Linux. Anda pilih Linux saja.
2. Besaran Disk Space yang diberikan. Disk Space adalah kapasitas pada server hosting yang diberikan untuk Anda, untuk menyimpan file-file website Anda. Seperti besaran space untuk menyimpan file Anda di komputer Anda. Tentunya pilihan terbaik adalah paket hosting yang memberikan Disk Space yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
3. Besaran Bandwidth yang diberikan. Bandwidth adalah kapasitas akses perbulan yang diberikan untuk mengakses website Anda. Setiap orang yang membuka website atau mendownload file dari website Anda agar bisa ditampilkan pada browser firefox atau internet explorer-nya akan mendownload file Anda, hal tersebut akan memakan bandwidth. Dan kapasitas pemakaian bandwidth ini akan direset setiap awal bulan.
4. Domains Allowed. Jumlah domain yang bisa digunakan dalam sebuah paket hosting. Anda bisa menggunakan 1 buah paket hosting untuk semua domain Anda bila paket hosting tersebut memberikan akses untuk itu, dan Anda juga perlu mempertimbangkan besarnya disk space maupun bandwiidth yang diberikan, apakah cukup untuk menjalankan domain-domain Anda.
5. Jumlah Database yang diijinkan. Contoh untuk Linux, berapa banyak jumlah database MySQL yang diijinkan.
Untuk pembelian domain dan hosting ini tidak perlu Anda lakukan pada satu buah perusahaan. Anda bisa membelinya dari tempat-tempat yang berbeda. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menghubungkan antara domain dan hosting ini dengan melakukan setting DNS (Domain Name Server) pada account domain Anda. Hal ini dilakukan untuk mengkoneksi domain dengan hosting.
Anda bisa membeli domain dan hosting pada website berikut:
1. Untuk pembelian di Indonesia, Anda bisa membeli melalui domainhostingmurah.net yang merupakan sebuah website waralaba dari hosting idwebhost. Pembelian melalui website waralaba lebih murah dibandingkan pembelian langsung di idwebhost, kurang lebih 8-10% dari harga. Fasilitas dan support tetap sama diberikan oleh idwebhost.
domain hosting murah
2. Untuk pembelian di luar negeri.
unlimited hosting  
Setiap pembelian domain dan hosting di luar negeri memerlukan pembayaran menggunakan kartu kredit atau dengan PayPal, tetapi Anda bisa mendapatkan paket unlimited domain, unlimited bandwidth, unlimited hosting, unlimited database untuk semua website Anda sehingga tidak perlu membeli hosting lagi ditempat lain.
Anda bisa membandingkan harganya dan menyesuaikannya dengan kebutuhan Anda, bila Anda cuma memerlukan satu website saja, Anda bisa membeli domain dan hosting di domainhostingmurah.net, tetapi bila Anda berencana membuat banyak website, agar tidak membeli hosting setiap kali, akan lebih hemat dengan membeli di Hostupon.

II.3 Software Website
Bila Anda belum tahu software website yang akan Anda gunakan, Anda bisa googling di internet, untuk melihat website-website lain yang sudah ada, dan lihat contoh website yang Anda rasa cocok sebagai website yang Anda inginkan.
Anda dapat mengecek pada website yang sudah ada tersebut, websitenya menggunakan software apa? Bila website tersebut menggunakan software website open source seperti blog wordpress, joomla, phpbb, dan lain-lainnya, tentunya Anda bisa membuat website yang sama. Tetapi harap di ingat yang Anda contoh adalah jenis websitenya, bukan mencopy tampilan, dan isi (content) websitenya, hal tersebut tidak diperbolehkan.
Untuk mengetahui software website yang digunakan, bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu:
1. Anda cek link pada website yang bersangkutan, biasanya bisa dilihat pada bagian footer-nya (bagian paling bawah dari sebuah website). Untuk website yang menggunakan software open source (gratis), Anda biasanya bisa melihat ada sebuah link pada bagian footer ke website pembuat software tersebut.
Anda bisa mendownload softwarenya dan menginstall software tersebut mengikuti petunjuk manual penginstallan yang disediakan.
cara membuat website

2. Cara kedua, Anda bisa melihat melalui source code halaman tersebut melalui browser Anda. Biasanya ada juga petunjuk di source code halaman website tersebut.
cara membuat web

Setelah Anda membeli domain dan hosting, dan juga memilih software website, baru selanjutnya Anda membuat website tersebut. Dan dalam contoh pembuatan website pada website belajarmembuatwebsite.com, Anda akan belajar membuat website menggunakan Blog WordPress.

III. Belajar Membuat Website dengan Blog WordPress
Langkah-Langkah Belajar Membuat Website dengan Blog WordPress adalah
1. Anda login di cpanel hosting Anda, dengan alamat http://domainanda.com/cpanel. Kemudian masukkan username dan password yang diberikan oleh hosting Anda.
Pada cpanel hosting Anda biasanya sudah tersedia video yang akan memandu Anda dalam menggunakan fasilitas di cpanel dengan baik. Lebih baik Anda belajar melalui video tersebut.
cara membuat web
2. Pada Cpanel Hosting Anda, Anda klik icon "Fantastico"
buat website
3. Kemudian akan ditampilkan daftar software open source yang bisa digunakan. Fantastico merupakan program yang membantu proses penginstallan software dengan mudah. Hanya dengan mengisi data dan mengikuti langkah-langkah yang sudah disediakan, seperti yang akan dijelaskan dalam tutorial belajar membuat website dengan blog wordpress ini. Anda Pilih WordPress.
belajar website

4. Selanjutnya klik "New Installation".
membuat website

5. Dilanjutkan dengan mengisi data untuk tempat penginstallan blog wordpress. Bila Anda ingin menginstall blog wordpress pada directory utama di domainanda.com, Anda kosongkan kolom "Install in directory". Tetapi bila Anda ingin menginstall pada subdomain Anda, Anda masukkan nama subdomain folder yang akan digunakan.
bikin website

6. Klik "finish installation" untuk menyelesaikan proses penginstallan blog worpress.
membuat website

Hasilnya:
cara membuat web
Selanjutnya Anda dapat login ke halaman admin area website blog wordpress Anda dan mengedit isi maupun tampilan blog Anda. Untuk mengganti tampilan blog wordpress Anda, ikuti petunjuk lengkapnya pada ebook belajar membuat website dibawah ini.
 

Copyright ©2012.